Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras Panitia Khusus (Pansus) DPR RI dan pemerintah yang telah menyelesaikan pembahasan RUU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.
Rancangan Undang-Undang (RUU) Terorisme akan disahkan menjadi UU melalui sidang Paripurna hari ini, di Gedung DPR, Jumat (25/5). Hal itu setelah DPR dan pemerintah menyetujui opsi kedua terkait definisi terorisme.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kalahkan Presiden Jokowi. Hal itu berdasarkan hasil survei yang dirilis Indonesia Development Monitoring (IDM).
Setelah Prabowo Subianto diusulkan menjadi calon wakil presiden (Cawapres) untuk mendampingi Presiden Jokowi, lalu ada yang menyarankan sebaliknya. Dimana, Presiden Jokowi disarankan menjadi Cawapres Prabowo pada Pilpres 2019.
Definisi tentang terorisme menjadi salah satu penghambat tertundanya pengesahan RUU Terorisme. Diharapkan, definisi terorisme dalam UU tersebut cukup penting sehingga harus jelas.
Video berdurasi 19 detik itu menunjukkan ungkapan tantangan seorang pria seraya memegang bingkai foto Jokowi.
Tunjangan Hari Raya juga diberikan kepada pensiunan sebesar gaji pokok atau tunjangan bersifat pensiun.
Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong RUU Terorisme akan segera disahkan pada rapat Paripurna DPR, Jumat (25/5).
Selama 3,5 tahun memimpin Indonesia, Presiden Jokowi berhasil mengonsolidasi mayoritas kekuatan politik sehingga terwujudnya stabilitas politik di dalam negeri.
"Intinya itu memperketat, saya melihat ini isu politik lagi, pemerintah memperketat malah dianggap memperlonggar," kata Presiden Jokowi.