Keberadaan hasil survei dinilai tidak terlalu menjadi patokan dalam mengusung seorang figur.
Pengusungan Puan Maharani sebagai calon presiden tetap akan dilakukan oleh PDIP.
Karena itu beliau memutuskan perlu diadakananya Rapat Pimpinan Nasional. Hal yang paling penting dalam Rapimnas ini adalah untuk mendengarkan jawaban langsung dari Pak Prabowo terhadap permintaan tersebut
"Belajar dari pengalaman kita menghadapi Covid-19, Indonesia harus siaga terhadap penyakit Cacar Monyet atau monkeypox,” kata Puan,
Hal itu menyikapi kasus Covid-19 yang mengalami tren kenaikan menyusul munculnya subvarian Omicron baru, khususnya BA.4 dan BA.5.
Ketua DPR Puan Maharani disebut-sebut sebagai salah satu capres yang tepat untuk diusung PDI Perjuangan (PDIP) di Pilpres 2024 mendatang.
Sebab, di tengah eforia partai politik mencari pasangan koalisi, justru partai berlambang moncong putih lebih sibuk melakukan kunjungannya ke masyarakat.
Ganjar memperoleh elektabilitas 30 persen, jauh di atas Anies Baswedan dengan 23,8 persen dan Prabowo Subianto dengan 20,8 persen.
Setelah Puan, tokoh lainnya menyusul yakni Menteri BUMN Erick Thohir serta Menko Perekonomian sekaligus Ketum Golkar Airlangga Hartarto.