Menko PMK Muhadjir Effendy mengungkapkan antisipasi penyebaran hepatitis saat ini masih ditanggani kementerian kesehatan sebagai kementerian teknis.
Ahli IPB Tegaskan PMK Bisa Dikendalikan
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan bahwa Indonesia sudah mulai melakukan transisi dari pandemi menuju fase endemi. Menurutnya, hal itu didasari oleh beberapa indikator dan dari data-data yang ada.
Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan, walaupun kasus PMK baru terdekteksi di Aceh dan Jawa Timur, tetapi tidak menutup kemungkinan sudah ada di luar dua wilayah tersebut.
Di samping itu, kata Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, Kementan juga terus bekerja melakukan riset dan uji lab untuk menemukan vaksin dalam negeri.
PMK sendiri adalah penyakit hewan menular akut yang menyerang ternak sapi, kerbau, kambing, domba, kuda dan babi dengan tingkat penularan mencapai 90-100 persen dan kerugian ekonomi sangat tinggi.
Bambang menginstruksikan unit pelaksana teknis (UPT) karantina pertanian di seluruh wilayah Indonesia agar meningkatkan pengawasan terhadap lalu lintas ternak untuk mencegah penyebaran masuk dan menyebarnya PMK ke seluruh wilayah Indonesia.
Pihaknya melalui Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) di Surabaya tengah melakukan penelitian lanjutan untuk memastikan tingkat dan jenis serotype PMK yang teridentifikasi di sejumlah daerah di Jawa Timur.
Hal ini disampaikan menyusul peristiwa ambrolnya wahana perosotan kolam renang Kenjeran Park Surabaya, yang menimbulkan korban luka-luka.
Pada awalnya kasus ini diketahui setelah hasil pemeriksaan PCR menunjukkan positif PMK, dan pihaknya telah melakukan rapat kordinasi bersama Gubernur jatim dan 4 Bupati wilayah kasus PMK.