China mendevaluasi mata uangnya sembari mempertahankan cadangan devisa yang substansial, meskipun Beijing sudah menggunakan cara tersebut secara aktif di masa lalu.
Korea Utara (Korut) kembali meningkatkan demonstrasi senjatanya, pada Selasa (6/8) dini hari, usai menembakkan sejumlah rudal ke arah laut.
Tujuan sebenarnya Washington menjatuhkan batas pada dirinya sendiri dan mencari keuntungan militer dan strategis sepihak.
Trump juga mengancam akan menaikkan tarif lebih lanjut, jika Presiden China Xi Jinping gagal mencapai kesepakatan perdagangan dengan Washington.
Korea Utara (Korut) menembakkan rudal balistik jarak pendek sebanyak dua kali ke arah lepas pantai timur, pada Jumat (2/8).
Ledakan yang terjadi di dekat stasiun kereta api Bangkok menyebabkan dua orang luka-luka, menurut juru bicara kepolisian.
Kekhawatiran tumbuh di Korea Selatan bahwa senjata Pyongyang dapat menargetkan Seoul dan daerah lain dalam jangkauan Korea Utara.
Tarif baru, yang menyasar berbagai barang konsumen mulai dari ponsel dan komputer laptop hingga mainan dan alas kaki, mulai diberlakukan mulai 1 September.
Beijing mulai mengizinkan perjalanan sejenis itu pada Juni 2011 dan untuk pertama kalinya dalam 8 tahun terakhir larangan berkunjung kembali diberlakukan.
Kim Jong Un dilaporkan mengawasi langsung uji coba rudal, yang diluncurkan dua kali dalam tempo waktu satu minggu.