Institut Teknologi Parana (Tecpar) di Brasil akan meminta dokumen teknis untuk vaksin virus corona Rusia
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, jumlah kematian akibat virus korona global telah melampaui 732.000 orang, dengan jumlah kasus di seluruh dunia melebihi 19,9 juta.
Setiap vaksin pandemi yang aman dan efektif akan menjadi barang publik global, dan WHO mendesak akses yang cepat, adil dan setara ke vaksin semacam itu di seluruh dunia.
Pakar di Institut Genetika Universitas College London, Francois Balloux mengatakan, pengumuman tersebut adalah keputusan yang sembrono dan bodoh.
Konglomerat bisnis Rusia, Sistema mengatakan pihaknya berharap vaksin, yang dikembangkan oleh Institut Gamaleya Moskow, dapat diproduksi secara massal pada akhir tahun ini.
Filipina memiliki jumlah infeksi COVID-19 tertinggi di Asia, yang naik menjadi 136.638 pada Senin (10/8) setelah rekor lonjakan harian sebanyak 6.958 kasus.
Sekitar 20 negara telah menyatakan minatnya untuk bekerja sama dengan Rusia untuk mengembangakan vaksin tersebut.
Rusia dengan tegas mengutuk serangan udara Israel di Suriah kemarin
Rencan penyebaran rudal jarak pendek dan menengah berbasis darat AS secara serius merusak keamanan regional dan global dan akan memprovokasi fase berbahaya baru perlombaan senjata.