Amerika Serikat (AS) memerintahkan keluarga semua staf Amerika di Kedutaan Besar AS di Ukraina, untuk meninggalkan negara itu di tengah kekhawatiran serangan dari Rusia.
Departemen Luar Negeri AS juga mengizinkan kepergian sukarela pegawai pemerintah AS dan mengatakan warga AS harus mempertimbangkan untuk segera pergi.
Blokir China datang sebelum pertemuan dewan tertutup baru di Korea Utara, juga diminta oleh Washington, dan diikuti oleh keputusan Rusia untuk menentang proposal AS.
Inggris mulai memasok senjata anti-tank ke Ukraina. Sementara itu Kanada dilaporkan mengerahkan kontingen kecil pasukan khusus ke Kyiv di tengah kekhawatiran kemungkinan invasi oleh Rusia.
Sanksi tersebut menargetkan enam warga Korea Utara, satu orang Rusia dan satu perusahaan Rusia yang menurut Washington bertanggung jawab atas pengadaan barang untuk program tersebut dari Rusia dan China.
Seminggu pasca kerusuhan berdarah di Kazakhstan, pasukan Rusia yang dikirim untuk memadamkan konflik kini bersiap untuk mundur. Sementara itu, Presiden Kassym-Jomart Tokayev mengincar perdana menteri baru.
CV. Surya Mandiri Sejahtera (SMS) menjadi perusahan terbaru melakukan ekspor pala dan cengkeh ke Rusia asal Sulawesi Selatan di tahun ini.
Presiden Kazakhstan, Kassym-Jomart Tokayev menyebut kerusuhan berdarah yang menewaskan 160 orang terakhir berakhir pada Senin (10/1), menyusul klaim kemenangan dari Pemimpin Rusia, Vladimir Putin.
Rusia mengirim pasukan terjun payung ke Kazakhstan pada Kamis (6/1), untuk meredakan pemberontakan disertai kekerasan yang melanda negara bekas Uni Soviet tersebut.
Dalam pernyataan bersama yang jarang mengesampingkan meningkatnya ketegangan Barat-Timur, AS, China, Rusia, Inggris dan Prancis menegaskan kembali tujuan mereka untuk menciptakan dunia yang bebas dari senjata atom dan menghindari konflik nuklir.