Dalam hasil akhir, May hanya memperoleh total 202 suara. Sementara 432 anggota dewan menolak rancangan Brexit yang diusungnya.
Anggota parlemen Inggris menolak perjanjian penarikan Uni Eropa oleh Perdana Menteri Mei setelah 432 dari mereka memberikan suara menentangnya.
Perdana Menteri Inggris Theresa May menderita kekalahan parlemen pertamanya pada 2019 ketika amandemen RUU keuangan yang memiliki dukungan lintas partai disahkan oleh 303 menjadi 296 suara.
May memperingatkan parlemen, bahwa jika kesepakatan Brexit ditolak, maka negara kerajaan itu akan berada di wilayah yang tak terpetakan.
Para pemimpin perguruan tinggi Inggris memperingatkan pemerintah terkait dampak Brexit, jika negara tersebut meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan resmi.
Dalam pidato Tahun Baru 2019, May optimistis Inggris akan bergerak maju jika parlemen mendukung perjanjian Brexit.
Belum pula tuntas soal Klausul Backstop, kini Perdana Menteri Theresa May dibayang-bayangi oleh rencana Brexit tandingan atau Brexit kedua, yang berhembus kencang dari parlemen.
Perdana Menteri Inggris Theresa May mendesak anggota parlemen agar menyetujui Brexit, beserta kesepakatan yang telah diteken dengan Uni Eropa
27 pemimpin Uni Eropa (UE) menyatakan penolakan terhadap negosiasi ulang Klausul Backstop, yang telah disepakati dengan Perdana Menteri Inggris Theresa May pada November lalu.
Para pemimpin Uni Eropa menolak permintaan Perdana Menteri Inggris Theresa May, untuk membantunya merayu parlemen Inggris terkait kesepakatan Brexit