Dovizioso setuju bahwa mengungguli poin Marquez sangat sulit, dan menekankan Ducati perlu mencari lebih banyak kinerja sebelum dia bisa memikirkan tentang kejuaraan.
Tahun lalu Dovizioso adalah saingan utama Marquez dan membawa Ducati kembali ke pertarungan kejuaraan MotoGP untuk pertama kalinya sejak era Casey Stoner.
Tahun ini Jorge Lorenzo mengatur kecepatan pada Jumat, dengan Danilo Petrucci dan Dovizioso mengambil tempat kedua dan keempat masing-masing.
Dovizioso tersingkir saat mengejar Marquez dan Jorge Lorenzo di Catalan Grand Prix akhir pekan lalu, dan kini tertinggal 49 poin dari Marquez.
Kondisi rider asal Italia itu diperparah oleh ban yang rusak pada sepeda keduanya, yang dikombinasikan dengan kondisi yang tidak biasa dari sesi FP1,
Namun meski tertinggal jauh dari Marquez, rider Ducati tetap bertekad untuk memenangkan lomba dengan memaksimalkan segala yang dimiliki saat ini.
Dovi kecewa lantaran kecelakaan itu membuatnya kini selisih 49 poin dari pemuncak klasemen sementara MotoGP musim 2018, Marc Marquez
pihak Ducati menyampaikan bahwa masa depan Dovi akan ditentukan pada Juni mendatang, dimana sang pebalap diberi kesempatan terakhir untuk mengambil keputusan.
Keberhasilan Dovizioso di tahun 2017 telah sangat meningkatkan nilainya di pasar pebalap, sehingga banyak yang mulai melirik rider asal Italia tersebut.
Pebalap Ducati Andrea Dovizioso belum mampu menerima dengan lapang dada hasil buruk, yang didapat pada seri balapan MotoGP di Jerez, Spanyol pekan lalu.