Meski perusahan perkebunan teh yang menanungi PT Sariwangi telah dinyatakan pailit, namun pemegang merek dagang masih tetap memproduksi.
Merujuk data dari Satgas Investasi, total kerugian investasi bodong dalam kurun waktu 10 tahun terakhir telah mencapai Rp105,81 triliun.