Pasukan di bawah komando Panglima TNI Laksamana Yudo Margono bahkan diminta menyerang kelompok perusuh pimpinan Egianus Kogoya dengan kekuatan penuh. Apalagi, KKB Papua tidak sungkan membunuh warga sipil.
Kita melaksanakan kegiatan-kegiatan seperti pengobatan, bakti sosial, dan sebagainya. Ini khusus untuk daerah-daerah yang kita nilai tingkat keamanannya masih kondusif.
Iya, nanti akan ada Kodam (Komando Daerah Militer), Kodim, yang jelas di tiap-tiap kabupaten ada Kodim. Nah sekarang ini kita dorong pasukan teritorial untuk melaksanakan Kodim persiapan, Koramil persiapan, kemudian Korem ataupun Kodam.
Saat ini sedang kita sampaikan kepada seluruh jajaran untuk persiapan tadi. Persiapan karena memang untuk menuju 2024 ini kuncinya di 2023.
Laksdya Muhammad Ali menggantikan posisi Laksamana TNI Yudo Margono yang kini menjabat sebagai Panglima TNI.
Laksamana Yudo kepada DPR telah memberi jaminan akan netralitas TNI. Kami berharap tidak ada persoalan politik yang berkaitan dengan TNI jelang dan saat pelaksanaan Pemilu 2024.
TNI harus tetap menjaga netralitas, jangan sampai dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang ingin mencari keuntungan dengan menarik TNI dalam politik praktis.
Selamat atas pelantikan Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI yang baru. Semoga amanah dalam mengemban tugas dan tanggung jawab kepada bangsa dan negara.
Laksamana Yudo Margono akan gantikan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI
Enggak ada (masalah), ada aturannya boleh Tituler apabila itu dibutuhkan profesionalismenya untuk kemajuan TNI,