Dengan mengimplementasikan sistem ISO 37001:2016 mengenai manajemen anti penyuapan, lanjut Arifin, Baznas berharap dalam mewujudkan cita-cita tersebut
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali meraih sertifikat ISO 9001:2015 yang dikeluarkan oleh Worldwide Quality Assurance (WQA)
PT. Teknovatus Solusi Sejahera (TVSS) meresmikan Data center tahap 2 dengan standar internasional yang bersertifikasi Tier 3 Uptime Institute, ISO 27001 dan PCI DSS.
Standar ini bertujuan untuk membantu organisasi sektor publik dalam menerapkan SNI ISO 31000:2018 di lingkungan mereka, terutama bagaimana menerapkan prinsip-prinsip, kerangka kerja, dan proses manajemen risiko secara tepat.
Penghargaan kali ini adalah bukti keseriusan Baznas dalam mengelola zakat dengan menerapkan prinsip-prinsip manajemn modern.
Penyerahan itu setelah menerima secara langsung dari lembaga Garuda Sertifikasi Indonesia selaku lembaga penilai sistem ini.
Sertifikat SNI ISO 37001: 2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) hari ini resmi diserahkan Kementerian Pertanian melalui Kepala Badan Karantina Pertanian Banun Harpini pada Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Denpasar
Industri hulu migas melibatkan banyak pihak dengan mata rantai bisnis yang panjang sehingga menjadikan industri ini memiliki risiko penyuapan yang tinggi.