Ahok diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan LNG untuk tersangka Karen Agustiawan
Hal itu disampaikan Ahok usai diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan gas alam cair atau LNG di PT Pertamina.
Ahok enggan menyampaikan soal materi pemeriksaan penyidik KPK. Menurutnya, detail kasus rasuah ini akan dibuka secara terang di persidangan.
Ahok akan diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas perkara mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan
Ketimbang menuduh dan buka front dengan partai politik yang belum tentu benar, sebagai Komisaris Utama Pertamina, dengan berbagai kewenangan yang dimiliki, sebaiknya Ahok fokus menjalankan fungsi pengawasan perusahaan dengan sebaik-baiknya.
Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto minta Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk mempertimbangkan kembali usulan rencana pemindahan kantor operasional Pertamina ke Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur.
Ahok jangan politisasi Pertamina dengan mendorong BUMN migas ini pindah ke IKN dan berinvestasi di luar kompetensi intinya di sana. Pertamina sebaiknya fokus pada bidang usahanya di sektor migas, ketimbang cawe-cawe pada pekerjaan lain di luar kompetensinya.
Ahok jangan cawe-cawe pada pekerjaan lain, yang jauh dari kompetensinya.
Erick jangan tebang pilih dalam menegakkan aturan dan kebijakan. Ia harusnya berani menindak pejabat Pertamina yang terbukti tidak mampu menjalankan wewenang dan tanggung jawabnya, sehingga kejadian kebakaran kilang atau depo BBM terus berulang dalam beberapa tahun belakangan.
Kalau mau adil, Pertamina harus evaluasi model penghitungan harga jual BBM selama ini. Sebab rumus yang ada sekarang terbukti tidak efisien sehingga harga jual BBM Pertamina lebih mahal daripada BBM swasta. Ini bisa membahayakan keberadaan Pertamina.