AS memasukkan 28 perusahaan China, termasuk beberapa startup kecerdasan buatan China ke daftar hitam perdagangannya sebagai tanggapan atas dugaan penindasan terhadap etnis Uighur di provinsi otonom Xinjiang.
Carrie Lam memperingatkan bahwa militer China dapat turun tangan, jika aksi demonstrasi yang telah mengguncang negara tersebut selama berbulan-bulan itu berubah menjadi sangat buruk.
Diketahui, paket-paket tersebut dikirimkan dari sembilan negara tanpa dokumen, diantaranya negara China, Amerika Serikat (AS), Malaysia, Laos, Perancis, Swiss, Saudi Arabia, Taiwan, dan Singapura.
Daftar hitam secara efektif melarang perusahaan AS untuk menjual teknologi ke perusahaan China, tanpa persetujuan pemerintah.
Entitas yang masuk daftar hitam termasuk perusahaan seperti Dahua Technology, Hikvision dan Megvii Technology yang memproduksi peralatan dan teknologi pengawasan video untuk mengidentifikasi individu melalui pengenalan wajah.
Pernyataan disampaikan hanya beberapa hari sebelum pejabat tinggi AS dan China akan memulai kembali pembicaraan perdagangan di Washington.
Janji penguatan hubungan antara China dan Korea Utara datang setelah negosiasi untuk demiliterisasi Semenanjung Korea kembali digagalkan Amerika Serikat (AS).
Sebanyak 49 selebriti menandatangani surat itu, di antaranya penyanyi Shubha Mudgal, aktor Konkona Sen Sharma dan sutradara film Shyam Benegal, Anurag Kashyap dan Mani Ratnam.
Sebagian besar ketegangan AS-China difokuskan pada Laut Cina Selatan, salah satu wilayah yang paling diperebutkan di dunia.
Perang dagang telah berkecamuk antara AS dan China yang telah memberlakukan tarif ratusan miliar dolar pada barang-barang satu sama lain, membebani ekonomi global.