Hubungan antara Washington dan Tehran merenggang sejak Presiden AS, Donald Trump mulai menjabat dan menerapkan kembali sanksi terhadap Iran setelah menarik diri dari perjanjian nuklir.
Bertemu Menteri Luar Negeri Suriah, Walid al-Moalem di Tehran, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran, Ali Shamkhani mengatakan serangan Israel melanggar integritas wilayah Suriah dan "tidak dapat diterima".
Zanganeh mengungkapkan meski Yunani dan Italia telah dibebaskan dari sanksi AS tersebut, namun mereka tetap tidak membeli minyak dari Iran.
Iran rerata mengekspor produk ke pasar Irak sebanyak USD25 juta per-hari.
Uni Eropa (UE) telah mengeluarkan peringatan keras kepada Iran tentang perkembangan pengujian rudal balistik dan perilakunya di wilayah yang lebih luas.
Kaabi mengecam pernyataan Presiden AS, Donald Trump yang mengatakan akan tetap membiarkan militernya di Irak untuk memantau garak gerik musuhnya, Iran.
Polisi dan pejabat medis mengatakan sebuah bus yang membawa peziarah Syiah Iran telah diserang di Irak
Presiden dengan jargon Make America Great Again itu menyoroti pentingnya pangkalan militer utama di Irak untuk pengawasi kegiatan Republik Islam Iran yang mengancam.
Peluru anti kendali itu adalah bagian dari kelompok rudal jelajah Soumar, yang pertama kali diluncurkan pada 2015 dengan jangkauan 700 km, menurut menteri.
Media lokal menyebutkan bahwa serangan pada Sabtu (2/2) itu terjadi saat negara itu mengadakan perayaan resmi untuk memperingati 40 tahun Revolusi Islam Iran.