13.000 warga Palestina luka-luka -3.500 di antaranya terluka akibat peluru tajam- sejak awal aksi demonstrasi Gaza pada 30 Maret, kata pejabat PBB
Abbas memperingatkan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu bahwa hak-hak rakyat Palestina bukan untuk dijual.