Kalangan dewan meminta pemerintah agar mengawal pemulangan 7.300 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia periode Juni-Juli 2021 secara ketat.
Otoritas kesehatan berulang kali memperingatkan bahwa rumah sakit dan unit perawatan intensif di seluruh negeri sedang berjuang untuk mengatasi masuknya pasien.
Sebanyak 27 anak, termasuk 19 di bawah usia lima tahun, juga harus dirawat di ruang perawatan intensif antara Januari dan Mei setelah tertular virus, naik dari delapan kasus tahun lalu.
Kalangan dewan angkat bicara soal kepulangan 7.300 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang hendak kembali ke Indonesia dari Malaysia.
Anwar Sanusi menjelaskan, hingga saat ini pihaknya belum memperoleh data dari Perwakilan RI terkait dengan jumlah pasti dari PMIB yang akan dipulangkan melalui jalur darat, laut, dan udara.
9.851 kasus adalah anak-anak di bawah usia empat tahun, dengan 8.237 kasus melibatkan mereka yang berusia lima hingga enam tahun.
Ini adalah hari kelima berturut-turut dari rekor infeksi baru, sehingga jumlah total kasus di negara itu menjadi 558.534, di mana 76.218 saat ini aktif atau menular.
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mendukung pembangunan pos-pos penjagaan di daerah perbatasan, seperti di Sei Ular, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
Kementerian Keuangan Malaysia mencopot Kepala Infrastuktur, Tajuddin Abdul Rahman, menyusul komentarnya terkait kecelakaan kereta api yang menyebabkan 200 orang terluka.
Menaker Ida berharap kedua negara bisa menuntaskan pembaharuan/renewal MoU sektor domestik berdasarkan skema One Channel Recruitment.