Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan, mengamati dinamika ekonomi, pemerintah perlu mengkaji ulang asumsi nilai tukar APBN 2023.
Sebagai bukti komitmen tersebut, pemerintah telah mengalokasikan sekitar 4,1 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai upaya untuk mengurangi emisi.
Saat ini adalah waktu yang tepat bagi Pemerintah untuk menurunkan harga BBM bersubsidi seperti solar dan Pertalite. Karena harga minyak mentah dunia terus melorot jauh di bawah asumsi APBN sebesar USD 100 per barel.
Kunker Bawaslu ke Brasil Dianggap Pemborosan APBN
Secara umum percepatan penggunaan kendaraan listrik ini dampaknya bersifat positif. Namun, di tengah keterbatasan ruang fiskal kita, saya lebih cenderung kita menunda pengeluaran APBN untuk sektor ini.
Tren pertumbuhan pendapatan negara berlanjut, mencapai 49,8% (yoy) sebagai dampak harga komoditas dan terjaganya pemulihan ekonomi.
APBN Bekerja Sangat Keras Lindungi Masyarakat dan Perekonomian dari gempuran gejolak global
Daya Listrik 450 VA akan dihapus, begini penjelasan Sri Mulyani
Persoalan subsidi energi menjadi pergumulan kami di Komisi VII dari waktu ke waktu. Dan memang seperti memakan buah simalakama. Jadi, menambah subsidi berurusan dengan ruang fiskal APBN. Mengurangi subsidi walau ditambah bantalan, masyarakat miskin kita masih cukup besar. Dan pasti akan terjadi gejolak yang luar biasa
Seharusnya pemerintah tidak menggunakan instrumen APBN dijadikan alasan untuk menambah beban rakyat, karena pada saat yang sama pemerintah mendapatkan windfall atau `durian runtuh` dari keuntungan beberapa komoditas, disamping harga minya dunia saat ini sedang turun.