“Virus ini menjadi ancaman bagi Indonesia. Setidaknya untuk mencegah penyebarannya maka perlu dilakukan langkah preventif atau pencegahan," kata Jerry
Agus juga memastikan akan mempertimbangkan kemungkinan pembatasan impor produk dari China. Kajian tersebut nantinya akan melibatkan Kementerian Kesehatan.
"Kemenlu perlu memastikan keberadaan dan keselamatan WNI yang ada di Wuhan dan juga China secara umum. Untuk WNI di Wuhan yang saat ini sedang terisolir, perlu dipastikan akomodasi dan kebutuhan logistiknya dapat tercukupi dengan baik. Jika ada WNI yang terkena infeksi, perlu dipastikan mendapat pelayanan pengobatan yang baik. Tentu kita berdoa semua WNI di sana semua sehat dan tidak ada yang terinfeksi Corona," harap Sukamta
Upaya ini dilakukan untuk menangkal virus, yang hingga kini belum ada obatnya tersebut.
Virus ini juga menyebar ke Jepang, Korea Utara, Korea Selatan, Thailand, AS, Singapura, Prancis, Vietnam, dan Kanada.
Penumpang yang menggunakan pesawat Batik pada Minggu (26/01/2020) tersebut dipastikan tidak terjangkit virus corona.
Penyakit virus diyakini telah muncul dari hewan liar di pasar di pusat kota Wuhan China
Selanjutnya, maskapai menghentikan penerbangan rute tersebut.
Penyebaran terbanyak terjadi di Mainland China mencapai 2.062 kasus tersuspect. Dan data terakhir menyebutkan, 56 orang yang dikabarkan tewas.
Daeng mengungkapkan kefatalan virus ini tidak seperti SARS dan flu burung tetapi sejauh ini vaksin virus corona belum ditemukan