Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un membalas surat yang dilayangkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump
Puluhan mahasiswa dan aktivis hak-hak perempuan berunjuk rasa di Seoul pada Jumat (25/5) pagi. Mereka mengecam keputusan Trump
Moon, yang lebih banyak berdialog secara langsung dan dekat antara Trump dan Kim Jong un, menambahkan denuklirisasi Semenanjung Korea tidak boleh ditunda oleh keputusan untuk membatalkan KTT.
Dalam sebuah surat yang diterbitkan secara online, Trump meluapkan kemarahan luar biasa dan permusuhan terbuka dari pernyataan resmi Korea Utara untuk keputusan tersebut.
Donald Trump menginstruksikan Menteri Perdagangan Wilbur Ross, untuk melakukan penyelidikan terhadap ancaman keamanan nasional lewat impor mobil.
Trump tidak menyebutkan negara-negara potensial yang akan kehilangan bantuan
Juru bicara Kementerian Kehakiman Amerika Serikat, yang mewakili sang presiden dalam kasus ini, hingga kini belum berkomentar. Juga Twitter belum mengeluarkan pernyataan resmi.
Presiden AS Donald Trump memblokir perusahaan AS atau warga negara dari membeli utang dari pemerintah Venezuela, termasuk perusahaan minyak milik negara Petroleos de Venezuela SA.
Trump yakin pemimpin Korea Utara itu bersedia menyerahkan nuklirnya, di tengah kekhawatiran Pyongyang akan menjilat ludahnya sendiri.
Kedua pemimpin diharapkan bertemu 12 Juni di Singapura untuk membahas denuklirisasi Korea Utara, meskipun pekan lalu Korut mengancam akan menarik diri dari pembicaraan mengenai latihan militer antara Amerika Serikat dan Korea Selatan.