Akibat pandemi yang berlangsung hampir dua tahun dan kapan berakhir semua tidak tahu membuat Lestari khawatir kita akan berhadapan dengan ‘learning lost’.
Berdasarkan data statistik, Indonesia masih bergantung kepada impor buah sebanyak 375 ribu ton perbulan, lalu impor gandum sebanyak 8 juta ton pertahun. Sedangkan anggaran kita untuk impor buah-buahan sekitar Rp19 triliun pertahun.
Kebersamaan dan kekompakan harus kita jaga
Ada banyak sumber daya alam di sekitar kita yang belum tersentuh manfaatnya. Salah satunya porang, tanaman penghasil umbi yang dapat dikonsumsi.
Setiap ada laporan yang masuk ke posko melalui PTSA, call center maupun secara online pasti segera kita tindaklanjuti.
Seiring perkembangan dan kemajuan zaman, tantangan yang kita hadapi akan semakin kompleks dan dinamis.
Keberadaan security, pramubakti, petugas kebersihan, driver, dan yang lainnya sangat penting dalam membantu kerja kita semua.
Akan terus kita lakukan pendampingan dan nanti akan kita koordinasikan dengan kementerian/lembaga agar produk-produk unggulan yang terkait dengan kebutuhan untuk ekspor maupun kebutuhan untuk lokal.
Kuantitas dan kualitas pertahanan laut kita sangat lemah, sehingga tidak heran pengelolaan sektor maritim tidak optimal.
Kita berharap tambahan 3.000 lansia dan petugas pariwisata yang akan divaksin melalui gotong royong tersebut bisa mempercepat pelaksanaan vaksinasi di DKI Jakarta.