Pemandangan itu terjadi beberapa menit sebelum kick-off babak pertama kualifikasi Piala Dunia yang mempertemukan Arab Saudi versus Australia
Termasuk ulama, Mesir Yusuf al-Qaradawi, salah satu pemimpin spiritual Ikhwanul Muslimin.
Para pemain Arab malah terus melakukan pemanasan
Raja Hamad merasa senang bertemu Raja Salman untuk membahas situasi regional.
Menurut laporan sejumlah media, ISIS mengaku bertanggungjawab atas serangan tersebut. Namun, Garda Revolusi Iran menyalahkan Arab Saudi dan AS.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump akan berkerja sama dengan Saudi dalam memerangi ekstremisme di wilayah tersebut.
Bagi siapa saja yang jelas-jelas menunjukkan dukungan kepada Qatar di media sosial, akan dikenakan hukuman penjara.
Mauritania merupakan negara kesembilan yang memutuskan hubungan dengan Qatar.
Keputusan itu menurutnya berpotensi memecah belah persaudaraan negara-negara Arab.
Pihak Iran sendiri jauh-jauh sebelumnya membicarakan ketegangan di Teluk, setelah Saudi secara resmi memutuskan hubungan dengan Qatar.