Iran telah menjadi pelopor di garis depan perang melawan terorisme dengan mengusulkan inisiatif menciptakan dunia yang bebas dari kekerasan dan ekstremisme serta menjadi ujung tombak melawan ISIS
Tim Densus 88 Mabes Polri menangkap dua bapak anak terduga teroris, AT dan ZAI, di Mendoyo, Jembrana, Bali
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengutuk keras berbagai tindakan radikal dan paham terorisme yang seringkali berlindung dibalik ajaran agama
Belakangan ini kondisi Bangsa Indonesia sedang menghadapi berbagai persoalan kebangsaan, dimana gerakan separatisme, radikalisme,dan terorisme masih menjadi ancaman bersama.
Pernyataan tersebut mengulangi tuduhan AS bahwa Iran mensponsori terorisme, secara sewenang-wenang menahan warga AS, mengancam negara tetangga, dan melakukan serangan dunia maya.
Ancaman yang belum pernah terjadi sebelumnya itu, menurut Guterres memengaruhi setiap negara, dengan memperburuk konflik dan mengganggu stabilitas seluruh kawasan.
Sebagai contoh AS pendukung terorisme adalah keterlibatan militer Washington di Suriah tanpa izin dari Presiden Bashar al-Assad.
Kampanye represif China di Xinjiang bukan tentang terorisme, tetapi untuk menghapus kepercayaan dan budaya Muslim warganya sendiri.
Penelitian IPAC melaporkan, 45 pekerja migran Indonesia di Hong Kong yang mayoritas perempuan telah dimobilisasi oleh ISIS.
Pasukan gendarmerie melakukan operasi kontra-terorisme di daerah pedesaan Siirt