Sekjen DPR RI, Indra Iskandar akhirnya membatalkan pengadaan multivitamin di Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI sebesar Rp2 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021.
Adapun pendapatan dari transaksi ini akan digunakan untuk mengurangi fasilitas pinjaman dan mendukung kebutuhan modal kerja dan operasional Perseroan.
Menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pendapatan tahunan kelompok militan itu sejak 2011 hingga sekarang diperkirakan sekitar US$400 juta. Dan pada akhir 2018 diperkirakan meningkat secara signifikan hingga US$1,5 miliar per tahun.
Kalangan dewan meminta Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Ditjen Migas KESDM) melakukan terobosan peningkatan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk mendongkrak penerimaan negara.
Langkah-langkah dilakukan melalui upaya mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin, serta mendorong peningkatan pendapatan.
Menteri Keuangan Sri Mulyani menuturkan, pendapatan tersebut tumbuh 11,8% (yoy) dibandingkan periode sama 2020 yaitu sebesar Rp922,5 triliun yang turun 12,3% dari Juli 2019.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda, Prasetio menyebut, nilai tersebut mengalami kenaikan dari pendapatan kargo pada kuartal III-2020 sebesar US$61,3 juta.
Insentif pajak tetap diberikan namun lebih selektif dan terus dilakukan akuntabilitasnya, terutama dengan Menteri Investasi.
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan belanja negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2022 adalah sebesar Rp2.708,7 triliun.