HNW menyampaikan sejarah peran-peran yang telah dilakukan oleh pesantren, ulama, kiai, dan santri, dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa di tengah keberagaman.
Peran ulama dalam perjuangan kemerdekaan mempunyai relevansi aktual dalam membangkitkan semangat mengisi kemerdekaan.
Masyarakat Bali menilai LaNyalla sebagai sosok penjaga Kelestarian Budaya, serta dekat dengan masyarakat adat serta Memperjuangkan raja raja nusantara yang telah memberi konstribusi dalam kemerdekaan Republik Indonesia.
Hal itu terlihat dari pernyataan Soekarno yang menyebut kemerdekaan Indonesia itu adalah berkat rahmat Allah.
Para pejabat kesehatan mengatakan tiga orang tewas dan dua lainnya dirawat dengan luka tebasan yang serius.
Itu bisa dilihat dari Pidato Bung Karno dari Sidang Pleno Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) Kedua pada tanggal 10 Juli 1945
Puan Maharani mengingatkan ribuan delegasi asing dari 115 negara bahwa dunia tidak boleh melupakan Palestina yang belum sepenuhnya merdeka sampai saat ini.
Serangan Umum I Maret 1949 menjadi salah satu peristiwa penting dalam sejarah untuk menegakkan kedaulatan negara setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.