Kesepakatan Preferential Trade Agreement (PTA) antara Indonesia-Palestina ditandatangani saat Konferensi Tingkat Menteri World Trade Organization (WTO) ke-11 di Buenos Aires
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan bahwa impor beras atau pangan tidak haram asal memenuhi beberapa persyaratan. Di sisi lain Bamsoet juga merasakan kegelisahan di masyarakat terkait masih adanya impor beras ke Indonesia.
Para pengusaha juga mengeluhkan membanjirnya produk impor, dan banyaknya tenaga kerja asing
Muhaimin Iskandar meminta pemerintah yang dalam hal ini Kementerian Perdagangan (Kemendag) menghentikan impor beras
Untuk impor mobil, tarif 25 persen dikenakan pada 135 barang dan bea 20 persen untuk empat barang akan dipangkas menjadi 15 persen, turun 40 persen dan 25 persen.
Komisi IV DPR mempertanyakan kinerja Menteri Perdagangan (Mendag) dengan Menteri Pertanian (Mentan) terkait neraca beras di tanah air.
Komisi VI DPR menyebut data yang dimiliki Kementeria Perdagangan (Kemenag) terkait ketersediaan beras di tanah air hanya omong kosong alias tidak akurat.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah beras di tanah air saat ini mencapai 2,5 juta ton. Jumlah beras tersebut masih mencukupi bagi kebutuhan pangan nasional.
Pemerintah melalui kementerian perdagangan kembali melakukan adanya tambahan impor beras sebanyak 500.000 ton dari Vietnam dan Thailand. Hal itu diputuskan dalam Rapat Koordinasi di Kantor Menteri Koordinator Perekonomian.
Data negara tujuan ekspor adalah Filipina yang menjadi negara pengimpor tepung jagung terbanyak yakni, mencapai 6.365.000 kg.