Sebagian besar korban ini disebabkan oleh penggunaan senjata peledak di daerah berpenduduk dengan daerah dampak yang luas.
Kejahatan perang telah dilakukan di Ukraina dan para ahli AS sedang mengumpulkan bukti untuk membuktikannya.
Klaim Biden bahwa Presiden Vladimir Putin adalah penjahat perang karena menyerang Ukraina adalah pernyataan yang tak termaafkan oleh pemimpin negara yang telah membunuh warga sipil dalam konflik di seluruh dunia.
Operasi militer khusus di Ukraina diperlukan karena AS menggunakan Ukraina untuk mengancam Rusia dan Rusia harus bertahan melawan genosida orang-orang berbahasa Rusia oleh Ukraina.
Tuduhan Biden muncul setelah Kementerian Luar Negeri Ukraina mengatakan, pasukan Rusia menjatuhkan bom kuat di sebuah teater di kota pelabuhan selatan Mariupol yang terkepung.
Wakil menteri luar negeri Polandia, Marcin Przydacz, menyebut pemboman teater di Mariupol merupakan indikasi pasukan Presiden Rusia Vladimir Putin menggunakan taktik yang lebih brutal.
Dampak dari konflik kedua negara tersebut penggunaan minyak biji matahari pun beralih ke Crude palm oil (CPO)
Kyiv memuji putusan itu sebagai "kemenangan penuh" dengan mengatakan akan terus mengejar kasus itu "sampai warga Ukraina dapat kembali ke kehidupan normal."
Pemimpin Kremlin menyerang Rusia yang katanya lebih selaras secara mental dengan Barat daripada Rusia, dan mengatakan bahwa rakyat Rusia akan dengan cepat dapat membedakan antara pengkhianat dan patriot.