Momen tangis itu terjadi ketika Hasto menyampaikan soal semangat perjuangan untuk membangun Indonesia seperti yang diwariskan Presiden Soekarno.
Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri mengangkat pidato Presiden pertama RI Soekarno pada Sidang Umum PBB tahun 1960 sebagai rujukan moral dalam membangun tatanan dunia baru.
Mereka menggelar aksi solidaritas untuk mendukung Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, yang hari ini dijadwalkan membacakan pledoi.
Hal itu disampaikan Hasto saat membacakan nota pembelaan atau pledoi dalam persidangan kasus dugaan suap PAW dan perintangan penyidikan.
Hal itu disampaikan Hasto dalam nota pembelaan atau pledoi di hadapan majelis hakim di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat pada Kamis, 10 Juli 2025.
Hasto Kristiyanto akan menyampaikan nota pembelaan atau pledoi usai dirinya dituntut pidana penjara selama 7 tahun oleh jaksa penuntut umum KPK.
Saat Pak Presiden Prabowo pidato pada 12 Juni 2025, saya secara pribadi juga menyampaikan dukungan penuh terhadap hakim untuk mendapat perhatian khusus kesejahteraan dan lain-lain.
Terkait isu-isu aktual Pak Menteri, ini kan kasus yang sepertinya berulang, kasus penjualan pulau, penyewaan pulau, iya kalau di sini Pulau Panjang itu ilegal, entah yang lalu-lalu itu mungkin yang juga tidak terkait dengan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) itu adalah benar, harusnya kan ada upaya tindakan hukum terkait ini.
Iya, kalau perlu cuma sekali sebulan lapor Presiden datang gitu, daripada bagi skincare ya mending ngurusin Papua, dia akan dikenang dengan baik.
Saya kira bagus, bagus sekali, itu menunjukan kepedulian Pak Prabowo untuk mempercepat pembangunan Papua sekaligus menghargai.