Setiap tanggal 2 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas, sebuah momentum yang bukan hanya mengenang sejarah pendidikan Indonesia, tetapi juga meneladani sosok visioner di balik peringatan tahunan ini, yakni sosok Ki Hadjar Dewantara.
Peringatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan atau upacara seremonial. Hardiknas merupakan pengingat bagi seluruh komponen dan elemen bangsa Indonesia bahwa pendidikan adalah jantung dari kemajuan sebuah peradaban.
Hari Keterbukaan Informasi Nasional (HAKIN) di Indonesia yang hingga kini diperingati setiap 30 April bukan sekadar seremoni, tetapi momen penting untuk merefleksikan komitmen bangsa terhadap keterbukaan, transparansi, dan hak publik atas informasi
Hari Tari Sedunia atau International Dance Day yang jatuh setiap tanggal 29 April bukan sekadar momen untuk merayakan keindahan gerak tubuh dalam harmoni. Lebih dari itu, Hari Tari Sedunia merupakan sebuah perayaan bahasa universal yang mampu menyatukan manusia lintas bangsa, budaya, dan latar belakang.
Hari Puisi Nasional di Indonesia, yang diperingati setiap tanggal 28 April, merupakan sebuah momen penting yang tak hanya mengenang kepergian Chairil Anwar, tetapi juga merayakan napas panjang puisi dalam denyut budaya bangsa Indonesia
Sowan KH Kholid Dahwi dan KH Izzat Umari, Gus Imin Diberi Nasihat untuk Bangsa dan Negara
Minta Arahan untuk Kemajuan Bangsa, Gus Imin Sowan ke KH Hafid Malik Jember
Gus Imin Sowan KH. Fadlurrahman Zaini Banyuwangi, Didoakan Amanah
Selain TNI, umat Islam merupakan kekuatan nasional yang menjadi modal penting bagi bangsa Indonesia untuk merawat kesatuan dan persatuan.
Momentum bulan Syawal 1446 Hijriah dimanfaatkan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar dengan silaturahim sekaligus Halal Bihalal ke sejumlah Kiai dan Nyai sepuh di Banyuwangi, Situbondo dan Jember.