Jumlah kematian akibat virus corona baru masih menunjukkan peningkatan. Hingga Rabu (19/2) siang ini, total korban tewas mencapai 2.012 orang.
Pemerintah China tengah berupaya keras untuk mengatasi wabah ini termasuk bekerja sama dengan WHO.
Komisi Kesehatan Nasional mengatakan bahwa 6.242 orang masih dicurigai positif virus tersebut dan sebanyak 12.552 orang sudah dikeluarkan dari rumah sakit setelah pemulihan.
Kapal pesiar Diamond Princess, dengan total 3.700 penumpang, sejauh ini dinyatakan sebagai kasus terbesar di luar China dengan lebih dari 400 orang dinyatakan positif.
Jumlah kematian akibat virus corona baru masih menunjukkan peningkatan. Hingga Selasa (18/2) pagi ini, total korban tewas mencapai 1.873 orang.
Sebelumnya Beijing melarang semua perdagangan produk unggas dari AS sejak 2015, karena adanya wabah flu burung di sana.
Hingga Senin (17/2) pagi ini, total korban tewas mencapai 1.775 orang.
Jumlah kasus baru naik hampir 5% dari hari sebelumnya, tetapi jumlah kematian turun dari 139.
Etler menekankan bahwa yang selama ini mengganggu tatanan dunia melalui kebijakan militer, ekonomi dan perdagangan yang agresif bukan China melainkan Washington.
Yokohama, Jepang, kota saudara pertama Shanghai, mengirim 10.000 masker wajah dari cadangan bencana alamnya