Lembaga Survei Indonesia (LSI) mengumumkan hasil survei terbarunya menunjukkan adanya perbedaan elektabilitas yang tidak cukup besar antara ketiga calon gubernur.
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berpotensi kalah di Pilkda DKI Jakarta 2017.
Regulasi baru dikeluarkan pemerintah untuk menaikkan cukai hasil tembakau. Dari regulasi tersebut, pemerintah juga menaikkan harga jual eceran (HJE) sebesar 12,26 persen.
Yang menjadi pertimbangan kenaikan cukai hasil tembakau dan HJE rokok, Dikatakan Menteri Sri Mulyani, adalah pengendalian produksi, tenaga kerja, rokok ilegal, dan penerimaan cukai.
Dengan hasil penelitian tersebut, MAS menyatakan temuan ini mengkhawatirkan dan merupakan tantangan tertentu bagi warga berpenghasilan rendah.
Dari hasil survey itu juga, menyebutkan sebanyak satu dari tiga responden mengatakan memeriksa ponsel saat tengah malam.
Hasil pertemuan empat pimpinan Parpol di kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah mengerucut dua nama sebagai calon gubernur DKI Jakarta.
Elektabilitas Tri Rismaharini dan pasangannya, melebihi elektabilitas Ahok dan pasangannya, berdasarkan hasil simulasi head to head pasangan yang dilakukan oleh survei Poltracking.
Basis dukungan terbesar Jokowi berdasarkan demografi berada disegmen berpendidikan rendah dan desa.
Tingkat elektabilitas Presiden Jokowi semakin meroket jika dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan, elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kian merosot.