Ketua Umum DPP GMNI Arjuna Putra Aldino meminta Presiden Joko Widodo untuk segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Berbagai upaya yang dikerahkan saat ini diharapkan membuahkan hasil dengan ditemukannya KRI Nanggala 402 dan diselamatkan 53 awak kapal.
Suharjito terbukti secara sah bersalah karena menyuap mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebanyak US$103 dan Rp706 juta.
Hal ini termasuk PT Aero Citra Kargo (ACK) dan PT Perishable Logistics Indonesia (PLI).
Uang digunakan untuk berbelanja barang-barang mewah seperti tas, jam tangan hingga pakaian itu diduga berasal dari suap ekspor benih lobster.
Dalam dakwaannya, Edhy Prabowo diduga memakai uang hasil suap ekspor benih bening lobster untuk membayar uang muka pembelian mobil tersebut.
Uang tersebut diduga berasal dari hasil suap ekspor benih bening lobster.
Edhy Prabowo disebut menyewakan apartemen untuk dua sekretaris pribadi wanitanya, yakni Anggia Tesalonika Kloer dan Putri Elok Sekar Sari.
PT ACK merupakan satu-satunya perusahaan yang menyediakan jasa pengiriman benih lobster.
Bank garansi ini dibuat setelah Edhy Prabowo dengan memerintahkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Antam Novambar.