Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyerukan kepada OPEC dan sekutunya untuk menjaga produksi minyak tetap tinggi, sehingga harga tetap rendah untuk masa mendatang.
Menurut presiden AS, kesepakatan itu membebani negara-negara yang bertanggung jawab dengan harga energi yang tinggi.
Dua ekonomi terbesar dunia itu sepakat melakkan genjatan senjata selam 90 hari setelah Trump dan Presiden China, Xi Jinping bertemu di sela-sela KTT G-20 di Argentina pada Sabtu (1/12).
Presiden Korea Selatan, Moon Jaen In mengatakan bahwa Donald Trump memiliki pandangan yang sangat ramah kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan ingin mengabulkan keinginannya jika dia melakukan denuklirisasi.
Pemerintahan Donald Trump ingin mengakhiri subsidi untuk mobil listrik dan barang-barang lainnya, termasuk sumber energi terbarukan.
Trump menuding Cohen mengarang cerita tentang transaksinya dengan Rusia, untuk meminimalkan hukumannya pada berbagai penghindaran pajak, penipuan keuangan dan pelanggaran keuangan kampanye yang telah dia akui di pengadilan federal di New York.
KTT COP24 akan membahas berbagai masalah terkait iklim, seperti keputusan Presiden AS Donald Trump menarik Amerika Serikat dari perjanjian Paris dan keluhan dari Brasil di bawah presiden pilih Jair Bolsonaro.
Namun sejak pernyataan Trump itu disampaikan belum ada pernyaan resmi dari China.
Trump kemungkinan akan bertemu pemimpin Korea Utara untuk kedua kalinya pada Januari atau Februari.
China setuju untuk mulai membeli produk pertanian dari petani AS "segera".