Utusan AS di Baghdad mengatakan Washington telah membebaskan Baghdad dari beberapa sanksi anti-Iran.
AS berusah mengobarkan Iranophobia agar leluasa memeras susu negara-negara Arab di kawasan itu.
Rouhani menggarisbawahi bagaimana Washington secara teratur mengembalikan ancamannya terhadap Iran tak lama setelah mengeluarkannya.
Diplomasi tidak bisa dilakukan saat ini, di mana ketegangan antara Teheran dan Amerika Serikat (AS) sedang memuncak.
Pernyataan Kocijancic muncul setelah Presiden AS Donald Trump melontarkan cuitan di media sosial yang terkesan mengancam.
Trump bersedia terlibat dalam negosiasi dengan Iran, jika Negeri Para Mullah itu sudah siap di tengah tekanan sepihak Washington terhadap Teheran.
Desakan itu menyusul meningkatanya ketegangan satu sisi antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan sisi lain, sekutu Teluknya, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).
Iran meminta Amerika Serikat (AS) untuk berbicara kepada Teheran dengan hormat.
Oman merupakan negara yang membantu menengahi Iran dan Amerika Serikat (AS), setelah kedua negara memutuskan hubungan diplomatik di era 1980 silam.
jika Irak tidak bersatu dan menunjukkan sikap serius, maka perang antara AS dan Iran akan menjadi akhir bagi Irak