Presiden Jokowi menggelar pertemuan dan makan malam bersama seluruh ketua umum (Ketum) partai pendukung pada Pilpres 2019 nanti. Dalam pertemuan tersebut sekaligus membahas sosok calon wakil presiden (Cawapres).
Ditargetkan, pada akhir 2018 akan ada 128.342 sekolah yang menerapkan PPK, dan 216.995 pada akhir 2019.
PAN tidak menutup kemungkinan akan mendukung Presiden Jokowi dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang. Sebelum pendaftaran capres-cawapres ke KPU, semua kemungkinan masih terbuka.
Menjelang pendaftaran capres-cawapres yang akan dibuka pada 4 Agustus nanti, Presiden Jokowi disebut banyak menerima tekanan untuk menentukan siapa Cawapres yang akan mendampinginya.
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyatakan tidak mungkin mendukung Presiden Jokowi dalam kontestasi Pilpres 2019 mendatang.
Pilpres 2019 diharapkan menghasilkan seorang pemimpin yang memiliki cita-cita besar terhadap Indonesia seperti Soekarno. Sebab, Indonesia tidak bisa dipimpin oleh orang yang tidak memiliki pengetahuan alias bodoh.
Sekitar 10 ribu santri Kota Tasikmalaya menyambut kedatangan rombongan aksi jalan kaki Long March Laskar Santri Ciamis-Jakarta untuk Cak Imin Cawapres 2019 di depan Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Sabtu (21/7).
Tidak ada cara lain untuk melindungi tenaga kerja di Arab Saudi kecuali MoU ditandatangni di atas kertas dan menjadi komitmen untuk kita bersama.
Depresiasi Rupiah terhadap Dolar AS membuat kondisi perekonomian Indonesia saat ini semakin rawan. Pasalnya, depresiasi tersebut berdampak langsung pada kenaikan harga kebutuhan pokok.
Meski telah memenuhi syarat dukungan untuk maju kembali sebagai calon presiden (Capres), Presiden Jokowi belum menentukan siapa cawapres yang akan mendampingi pada Pilpres 2019. Siapa kira-kira yang layak untuk mendampingi Jokowi?