Mahathir Mohamad menyebut negaranya yang bergantung pada ekspor, berpeluang terkena sanksi perdagangan di tengah meningkatnya proteksionisme dalam perang tarif Amerika Serikat (AS) dan China.
Kesepakatan ini termasuk di dalamnya menuntut China meningkatkan pembelian produk pertanian AS dan perlindungan untuk kekayaan intelektual. Namun tidak dipaparkan rinciannya secara spesifik.
Turki ingin menciptakan zona penyangga sedalam 30 kilometer (20 mil) di sisi perbatasan Suriah.
Assad mengatakan, Suriah sudah sering menyerang proksi dan teroris yang didukung Turki di lebih dari satu tempat.
Kurdi telah dibayar untuk berperang bersama AS yang diduga melawan militan Islamic State Iraq and Syria (ISIS/Daesh) di Suriah.
Tetapi di hari yang sama, Direktur Komunikasi Presiden Turki, Fahrettin Altun mengatakan di akun Twitternya bahwa Erdogan akan menerima pejabat AS yang dipimpin oleh Pence.
Iran dan Jerman menekankan perlunya solusi politik dari konflik yang mendatangkan malapetaka di dua negara Arab yang dilanda perang.
Serangan itu merupakan tanggapan terhadap perang yang dipimpin Arab Saudi di negara mereka. Namun, Riyadh dan Washington justru menduing Iran di balik serangan itu.
Amerika Serikat menutup mata terhadap produksi dan ekspor obat-obatan terlarang di Afghanistan.
Tarif baja akan kembali dinaikkan menjadi 50 persen dan negosiasi untuk kesepakatan perdagangan USD100 miliar akan dihentikan segera Departemen Perdagangan AS.