Amerika Serikat, yang tidak lagi menjadi peserta JCPOA (kesepakatan nuklir), tidak memiliki hak untuk meminta Dewan Keamanan memberi sanksi Iran
Keputusan untuk membuka pusat-pusat bisnis datang ketika kasus virus corona (COVID-19) yang ada di India melonjak, dengan lebih dari 10.000 kasus baru terdaftar setiap hari.
Penelitian itu juga menyebutkan bahwa ada kemungkinan virus yang pertama kali muncul di Wuhan, China, itu diperlakukan secara salah saat ini.
Beberapa netizen menyoroti bahwa aktris asal India tersebut pernah menjadi bintang iklan pemutih wajah sehingga dianggap munafik jika membicarakan warna kulit.
Perjanjian itu datang sehari setelah para pejabat militer dari kedua negara mengadakan pembicaraan tingkat tinggi di dekat bagian timur wilayah Himalaya di Ladakh.
Tudingan itu terjadi hanya seminggu setelah China melarang impor daging sapi dari empat tempat pemotongan hewan terbesar di Australia karena masalah pelabelan.
Undang-undang tersebut dipandang berpotensi memaksakan pembatasan berat terhadap kebebasan berbicara dan aktivitas politik oposisi di bekas jajahan Inggris yang diserahkan kepada pemerintah China pada tahun 1997.
Pejabat yang sama juga mengatakan peretas Iran baru-baru ini menargetkan akun email milik staf kampanye Presiden dari partai Republik, yaitu Donald Trump.
Kebijakan AS itu mulai berlaku 16 Juni, tetapi bisa saja lebih cepat, jika Presiden AS, Donald Trump memerintahkannya terhadap empat maskapai penerbangan sipil Tiongkok, termasuk Air China dan China Eastern Airlines.
Senator Republik Marco Rubio sebelumnya mengatakan di Twitternya bahwa negara-negara lain aktif memicu dan mempromosikan kekerasan serta konfrontasi dari berbagai sudut.