Para peneliti di Pusat Penelitian dan Kebijakan Penyakit Menular (CIDRAP) Amerika Serikat (AS) memprediksi bahwa terdapat tiga skenario, mengenai Covid-19 di masa depan
Sebuah penelitian kolaborasi antara 12 ilmuwan Amerika Serikat dan Jepang menemukan, virus corona baru (Covid-19) dapat menular lewat kucing.
Karenanya, pemberlakukan kebijakan penguncian atau karantina wilayah di berbagai negara menurut dia terlalu terburu-buru.
Dalam penelitian, ilmuwan menggunakan selembar sinar laser yang intens untuk memvisualisasikan droplet dari seseorang yang bicara keras-keras di dalam ruangan.
Sekelompok ilmuwan di Amerika Serikat (AS) menemukan sebuah virus raksasa yang berukuran tiga kali lebih besar dari virus corona baru (Covid-19).
Ia mencatat, Kementerian Luar Negeri Iran sudah bekerja keras untuk membuka jalan bagi kembalinya ilmuwan ke negara itu dan semua tindakan yang diperlukan telah diambil dalam hal ini.
Ferguson memutuskan mundur karena menganggap tindakannya telah melanggar peraturan negara mengenai jarak sosial
“Tentu ini sangat membanggakan, karena ilmuwan dan peneliti kita, anak bangsa kita sendiri, ternyata mampu menghasilkan test-kit untuk rapid-test yang berbasis PCR dan Non-PCR," kata Ratna Juwita
Trump mengatakan para ilmuwan harus mengeksplorasi apakah memasukkan cahaya atau desinfektan ke dalam tubuh orang yang terinfeksi virus corona baru dapat membantu membersihkan penyakit tersebut.
Jenderal Salami mengatakan kemajuan ilmiah novel dan tunggal telah dibawa oleh para ilmuwan yang melayani pasukan sukarelawan Basij di negara itu.