Partai Golkar secara resmi menunjuk Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) sebagai Ketua DPR menggantikan posisi Setya Novanto.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah saksi dari berbagai kasus korupsi pada hari ini, Senin (14/1/2018).
Partai Golkar resmi menunjuk Bambang Soesatyo (Bamsoet) sebagai Ketua DPR menggantikan posisi Setya Novanto. Penunjukkan langsung dilakukan oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.
Partai Golkar menunjuk Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menjadi Ketua DPR menggantikan posisi Setya Novanto.
Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disebut yang paling tersandera dan terlibat negosiasi kasus terbesar sepanjang berdirinya institusi tersebut.
Kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP hingga saat ini masih menyisakan tanda tanya dan sejumlah kejanggalan. Sebab, KPK tidak menjerat sejumlah pihak yang mengaku aktor dalam kasus tersebut.
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah masih membuka sayembara sepeda, motor dan helm terkait perhitungan kerugian negara dalam kasus pengadaan e-KTP.
Reza Pahlevi menjadi salah satu pihak yang ikut dicegah bepergian ke luar negeri oleh KPK.
Kepada awak media Fredrich sempat memberikan keterangan. Dia menyangkal telah melakukan perbuatan merintangi penyidikan kasus e-KTP yang menjerat Novanto.
Tim KPK menjemput paksa Fredrich Yunadi di rumahnya.