Pertamina saat ini menjual LPG 3kg merek Bright seharga Rp56.000 terbatas di Jakarta dan Surabaya, jauh kebih mahal dari gas melon 3 kilogram bersubsidi yang sekitar Rp20.000. Produksi gas pink 3kg ini rawan penyimpangan.
Presiden harus tegur Erick Thohir agar fokus menyelesaikan masalah kelangkaan gas melon ini. Ingatkan Erick jangan terlalu asik mengurus sepak bola dan polemik rumput JIS sehingga tugas utama sebagai Menteri BUMN terbengkalai. Akibatnya masyarakat susah mendapatkan kebutuhan sehari-hari.
Jugi akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan LNG di PT Pertamina (Persero) tahun 2011-2021.
Kebijakan energi kita secara umum juga tidak menjadikan sumber energi ini sebagai komoditas ekspor untuk menambah devisa, namun lebih diarahkan sebagai penunjang dalam menggerakkan roda pembangunan nasional. Namun prakteknya, dari tahun ke tahun, volume ekspor gas alam kita masih tinggi.
Perdagangan dengan Qatar hampir dua kali lipat selama periode yang sama menjadi lebih dari €4,6 miliar, terutama karena impor Prancis yang lebih tinggi atas gas alam cair Qatar, katanya.
Gas Iran sangat penting untuk pembangkit listrik Irak, tetapi sanksi AS terhadap minyak dan gas Iran memberlakukan pembatasan bagaimana Bagdad dapat membayar impor.
Kan sudah ada jatahnya untuk setiap daerah, sehingga jika sampai terjadi kelangkaan dan harga yang mahal seperti ini, tentu ada masalah dengan jalur distribusi dan tata kelolanya. Kan selama ini juga baik-baik saja, mengapa sekarang langka.
KPK menduga pengadaan LNG tersebut tidak dilakukan sesuai dengan ketentuan. Hal itu didalami lewat dua orang sebagai saksi pada Selasa (4/7).
Daripada sibuk pikirkan renovasi JIS untuk persiapan Piala Dunia U-17 lebih baik pikirkan cara menurunkan harga gas LPG 3 kg karena harga acuan penjualan LPG yaitu CP Aramco terus turun.
Target tersebut sangat mustahil diwujudkan bila sikap Pemerintah terus seperti ini. Apalagi setiap tahunnya realisasi lifting minyak dan gas selalu tidak mencapai target yang ditetapkan.