Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti lonjakan angka kasus dan kematian akibat Covid-19 di perdesaan. Menurutnya, pemerintah memerlukan cara-cara khusus untuk penaggulangan wabah corona di desa.
Ketua DPR RI Puan Maharani memberi perhatian khusus terhadap perlindungan anak-anak yang kehilangan orangtua akibat keganasan Covid-19.
Menurut Lestari, upaya untuk memberi pemahaman kepada masyarakat tentang apa dan bagaimana bila terpapar Covid-19, harus segera dan mendesak dilakukan, untuk menekan angka kematian akibat virus korona di tanah air.
Ibarat anak kecil yang ketakutan tidak dapat uang jajan
Hidayat menjelaskan, berdasarkan data dari Lapor Covid-19, hingga 30 Juli 2021 setidaknya sudah ada 2.832 warga yang meninggal saat menjalani isolasi mandiri.
Pembangunan desa dan tentu juga penggunaan dana desa, harus diarahkan sebagai upaya mempercepat pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan
Arzeti Bilbina dan Komnas Perlindungan Anak ingatkan Bahaya BPA pada anak dan janin.
Sementara itu, Arab Saudi pada Kamis (29/7) melaporkan 12 kematian terkait COVID-19, menjadikan jumlah kematian Kerajaan menjadi 8.212.
BKKBN mengajak semua pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian serius terhadap stunting, termasuk mengedukasi masyarakat agar memahami stunting dan bagaimana cara mencegahnya.
Filipina sejauh ini mencatat 119 kasus delta. Dengan hampir 1,6 juta kasus virus corona dan lebih dari 27.000 kematian, Filipina memiliki wabah terburuk kedua di Asia Tenggara setelah Indonesia.