Thailand sedang mempertimbangkan untuk memberlakukan kembali karantina wajib bagi turis asing, di tengah kekhawatiran atas penyebaran varian Omicron.
Thailand sejauh ini telah mendeteksi delapan kasus impor varian Omicron tetapi belum menemukan penularan masyarakat.
Saat ini, ketika banyak negara khawatir penyebaran varian Omicron, yang sudah ditemukan di Singapura, Malaysia, dan Thailand, Pemerintah justru membatalkan penerapan PPKM level 3 sejak jauh-jauh hari.
Kasus yang dikonfirmasi pada pria itu, yang tiba pada 29 November, menjadikan Thailand negara ke-47 yang menemukan varian baru.
Thailand tidak akan mengizinkan pelancong dari negara-negara ini mendaftar untuk melakukan perjalanan ke Thailand mulai Sabtu.
Pemerintah berencana mengizinkan pekerja dari negara tetangga Myanmar, Kamboja dan Laos untuk masuk kembali ke negara itu mulai bulan depan.
Rencana itu diubah setelah beberapa negara mengumumkan bahwa mereka juga akan mulai membuka kembali perbatasan dan melonggarkan berbagai tindakan untuk menyambut kembali para pelancong internasional.
Thailand menggunakan lebih dari 31,5 juta dosis Sinovac sejak Februari, dimulai dengan dua dosis untuk pekerja garis depan, kelompok berisiko tinggi, dan penduduk Phuket, sebuah pulau liburan yang dibuka kembali untuk turis pada awal skema percontohan.
Setidaknya ada sepuluh negara dalam daftar, termasuk China, Jerman, Singapura, Inggris, dan Amerika Serikat (AS).
Merck juga mengumumkan pada Rabu (6/10) perjanjian pasokan dan pembelian dengan Singapura, mengikuti Australia, sementara Thailand, Taiwan dan Malaysia mengatakan sedang dalam pembicaraan untuk membelinya.