Menpora berharap atlet dan pelatih tetap melakukan latihan secara mandiri. Meski itu tidak akan optimal. Menpora memandang, kesehatan dan keselamatan atlet, pelatih, serta ofisial sangat penting
"Ini satu kegiatan yang saya apresiasi kegiatan ini diprakarsai oleh kawan-kawan di Deputi I Bidang Pemberdayaan Pemuda, saya kira kita tidak boleh berhenti berfikir, berkreasi dan berinovasi serta berkarya meski dalam kondisi apapun," ujar Menpora
"Saat ini kami sedang menyiapkan grand design olahraga secara nasional, artinya Kemenpora meski kegiatan fisik tidak ada tetapi setiap hari melakukan kegiatan dengan begitu saat recovery dari pandemi ini kita bisa `lari cepat` tidak `berjalan` lagi," ujar Menpora
"Bela negara bukan berarti mengangkat senjata berperang dengan musuh, tetapi bersama-sama menangani Covid-19 dan menghindari tertular dari penyakit juga bagian dari bela negara dengan stay at home, menjaga jarak, memakai masker dan sebagainya," ujar Menpora
"Ketika Covid-19 ini masuk ke Indonesia, kita langsung diterjunkan, menjadi garda terdepan untuk menangani pasien. Soal kekhawatiran, pasti ada tentunya," kata Lathiifa
“Luar biasa respon masyarakat. Lomba senam SAH (stay at home) baru mulai dibuka tanggal 1 Mei besok sampai dengan Agustus, tapi ternyata sudah banyak yang mengirim videonya sejak kemarin. Lucunya, ada peserta yang masih bayi,” kata Menpora
“Awalnya mengikuti jejak orang tua. Berlatih, bersemangat, dan harus memiliki tekad. Kemudian ikut kejuaraan dan dipantau untuk mengikuti PON. Kemudian ikut latihan dan harus juga seleksi. Proses seleksi sangat ketat, bersaing dengan senior, dan teman sendiri,” kata Hanifan
"Kita respek dan apresiasi pelaksanaan Piala Presiden E - Sport 2020 lalu oke banget dari pesertanya saja 177 ribu dari sebelumnya 8 rban," kata Menpora
"Saya baru saja mengikuti Rapat Kabinet Terbatas yang dipimpin langsung oleh Bapak Presiden dengan agenda tunggal yakni pembahasan tentang kelanjutan Pekan Olahraga Nasional (PON)XX Papua yang direncanakan dilaksanakan pada Oktober 2020 ditunda menjadi bulan Oktober tahun 2021," kata Menpora
"Selamat sore Mbak Meutya, ini salah satu tokoh perempuan muda yang memiliki pengalaman luar biasa. Karena masih di hari Kartini, tolong ceritakan pengalaman anda yang bisa menjadi inspirasi perempuan dan masyarakat Indonesia?," tanya Menpora