Ketua Banggar DPR Azis Syamsuddin dan Bendum PDI-Perjuangan, Olly Dondokambey diperiksa penyidik KPK.
Dari jumlah tersebut, Setnov sebelumnya baru mengembalikan Rp 5 miliar.
Pimpinan DPR meminta agar aparat mengusut tuntas terkait permasalahan tercecernya e-KTP di Bogor, Jawa Barat. Hal ini menyusul pernyataan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo beberapa waktu lalu tentang sabotase atas tercecernya e-KTP itu.
Novel adalah salah satu penyidik senior KPK yang antara lain menangani kasus korupsi dalam pengadaan KTP-elektronik (KTP-e).
Kasus korupsi e-KTP menggerus elektabilitas politikus PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo sebagai calon gubernur (Cagub) Jawa Tengah (Jateng).
Terkait proses tersebut lembaga antikorupsi akan melihat bukti-bukti pendukung lainnya.
Keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi mengakui pernah memberikan uang terkait proyek e-KTP kepada Jafar Hafsah dan Nurhayati Assegaf. Politikus Partai Demokrat itu disebut masing-masing menerima USD 100 Ribu atau sekitar Rp1,4 miliar.
Idrus diperiksa sebagai saksi untuk tersangka anggota Komisi III DPR dari Fraksi Golkar Fayakhun Andriadi (FA).
Uang proyek E-KTP itu diketahui berasal dari Andi Narogong.
Lembaga antikorupsi bahkan mendukung langkah tersebut.