Sementara sebelumnya Perdana Menteri Inggris Theresa May yakin kesepakatan yang bisa diteken oleh para pemimpin Uni Eropa jika ditulis ulang.
Dikatakan bahwa kebijakan kontroversial politisi asal Partai Republik tersebut telah melanggar konstitusi AS.
Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, tiba di India untuk kunjungan dua hari pada Selasa (19/2).
Presiden Irak Barham Salih mengatakan, pemberantasan terorisme membutuhkan komitmen global untuk negara-negara yang berisiko terkena dampak tindakan ekstrimis tersebut.
Kesepakatan investasi Saudi datang pada saat Pakistan berjuang memulihkan ekonominya, krisis neraca dan memudarnya pertumbuhan domestik.
Becerra berharap negara-negara bagian yang dikendalikan oleh partai oposisi, Demokrat, dapat bergabung dengan upaya ini.
Putra mahkota juga mengumumkan visinya untuk menjadikan Arab Saudi tujuan utama pariwisata.
Peneliti di S. Rajaratnam School of Internation Studies, Singapura, James M Dorsey, menyebutkan bahwa dengan cara itulah ia ingin membuktikan dirinya bukan paria Internasional.
Rumor ini makin menguat setelah para petinggi Setan Merah akhir-akhir ini tampak menghabiskan waktu di Saudi.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Negeri Petro Dalar itu menyelesaikan perang saudara yang sudah berlangsung 17 tahun.