Mengacu pada UU MD3, kursi Ketua DPR akan diduduki wakil rakyat dari PDI Perjuangan sebagai pemenang Pemilu 2019. Kemudian secara berturut-turut, pimpinan DPR atau Wakil Ketua DPR akan di isi Golkar, Gerindra, PKB, dan NasDem.
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyebut KPU, sebagai lembaga yang paling bertanggung jawab dari peristiwa banyaknya petugas Pemilu yang meninggal dunia.
Wakil Ketua Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) DPR RI Fadli Zon menilai kecurangan Pemilu yang begitu masif seharusnya bisa ditindak secara serius oleh penyelenggara Pemilu.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Riza Patria mengunjungi Kantor KPU RI guna memastikan proses Pemilu berjalan dengan lancar tanpa adanya kecurangan.
Berdasarkan penghitungan yang disebarkan Divisi Pemilu Kaukus Muda Tapal Kuda, Nihayatul merebut kursi pertama dengan 111.673 suara, sedangkan Nasim Khan merebut kursi keempat dengan 80.413 suara.
Anggota DPR dari Faksi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun hampir dipastikan kembali lolos menjadi wakil rakyat di Parlemen. Dimana, perolehan suara Misbakhun cukup signifikan karena efek Jokowi.
Penyelenggara pemilu harus menyadari bahwa sekecil apa pun kecurangan akan menjadi preseden buruk, bahkan bisa menjadi alat justifikasi bagi pihak-pihak yang tak ingin Pemilu 2019 berjalan lancar.
Pelaksanaan Pemilu 2019 secara serentak sangat menguras tenaga dan pikiran, Tidak sedikit petugas KPPS yang meninggal akibat kelelahan, termasuk Anggota Polri.
Korban meninggal dunia akibat pelaksanaan Pemilu serentak 2019 dikabarkan sudah mencapai 326 jiwa. Ratusan nyawa yang berjatuhan saat Pemilu 2019 menuai tanda tanya besar dari sejumlah pihak.
"Kita dukung KPU, semua pihak harus menghormati proses penghitungan yang dilakukan, tunda klaim-klaim kemenangan hingga ada putusan resmi KPU," kata Masriadi.