Harapan masyarakat untuk mereka (SBY-Megawati) bertemu dan berdiskusi sama dengan ketika bertemu Mbak Puan (Puan Maharani) dengan Mas AHY (Agus Harimurti Yudhoyono). Saya kira sesuatu yang dirindukan juga dan kembali ke mereka berdua.
Elektabilitas tersebut disusul bacapres dari PDIP Ganjar Pranowo sebesar 23,3 persen dan bakal capres Anies Baswedan sebesar 15,6 persen.
Kalau Pak Jokowi, Pak Erick, dan Pak Prabowo duduk bareng ya bagus sekali. Itu menunjukkan sebuah kekompakan dan keakraban yang bisa menjadi contoh bagi pihak-pihak, yang selama ini mungkin melihat kontestasi pilpres berbeda calon atau belum ada kesepakatan. tapi duduk bareng itu kan sesuatu yang bagus. Dan itu kalau mau direspons sebagai tanda-tanda boleh juga itu.
Wajah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto terpampang di sejumlah titik kawasan DKI Jakarta, Selasa (20/6).
Prabowo pun membocorkan sedikit isi dari pertemuannya dengan orang nomor satu di Indonesia itu.
Deputi Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden RI Bey Machmudin mengatakan agenda makan siang bersama adalah hal yang biasa.
Silaturahmi tidak berarti keluar koalisi. Kita memandang pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Mbak Puan Maharani dari PDI Perjuangan sebagai silaturahmi yang lumrah. Kita menghargai langkah politik AHY yang menjalin pertemuan dengan Puan Maharani, silaturahmi antar anak bangsa juga dikembangkan di PKS, jadi gak ada masalah.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meneken aturan terkait dengan Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Mengemudi SIM
Kecuali pertemuan itu dalam rangka perdebatan, yang substansial tentang misalnya dalam rangka membuka platform koalisi ke depan. Bahwa kalau calon ini berkuasa akan melakukan ini, itu. Tapi kalau partai ini berkoalisi dengan partai ini, maka hal-hal ini yang akan dilakukan. Itu sama sekali tidak ada.
Pertemuan ini merupakan momentum yang penting untuk masa depan bangsa, khususnya demokrasi di Indonesia. Niat baik kedua pemimpin muda ini tentu didasarkan pada semangat politik rekonsiliasi, yang akan memulai babak baru bagi hadirnya sinergi, kolaborasi, dan gotong royong di antara sesama anak bangsa.