Departemen Pertahanan AS sangat sedih dengan berita hilangnya kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang pada Rabu saat latihan di lepas pantai Bali.
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti berharap kapal selam milik TNI Angkatan Laut (AL), KRI Nanggala-402 yang dilaporkan hilang kontak saat latihan penembakan torpedo di laut utara Bali segera ditemukan.
Sebagai warga bangsa, kita wajib mensupport berbagai usaha yang telah dilakukan tersebut, paling tidak melalui doa, agar misi pencarian dan penyelamatan bisa menghasilkan yang terbaik.
Penyidik berinisial SRP itu telah diamankan Propam Polri pada Selasa (21/4) kemarin.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto harus segera mengerahkan pasukan dalam pencarian Kapal Selam TNI AL Nanggala - 402 di perairan laut Bali yang hilang kontak usai melakukan latihan torpedo di perairan Bali Utara.
Penyidik KPk dari instansi polri itu diduga meminta uang Rp1,5 miliar kepada Syahrial.
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyoroti maraknya transaksi digital yang tidak lepas dari ancaman kejahatan cyber.
Kapal selam KRI Nanggala 402, dibuat di Jerman pada tahun 1981, memiliki kecepatan jelajah 21,5 knot, dan dapat memuat hingga 34 penumpang.