Meskipun ‘galak’ menekan Korea Utara (Korut) terkait nuklir, namun kalau soal perdagangan, China lebih lentur.
Sebuah lembaga swadaya dari Jerman menilai DPR merupakan parlemen paling terbuka diantara negara Asia Tenggara (ASEAN).
Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan bahwa negara tersebut siap membayar harga sanksi tertinggi untuk Korea Uara karena hubungan ekonominya dengan negara pariah tersebut
Ketua Bidang Ekonomi DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Hendri Tandjung mengatakan beban Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia makin mengkhawatirkan dengan capaian angka hingga Rp3700 Triliun
Korea Utara siap memberi Amerika Serikat pelajaran berat dengan kekuatan nuklir strategisnya jika diperlukan tindakan militer untuk melawannya
Bahkan PBB juga melarang penggunaan tenaga kerja asal Korut, lantaran mereka dapat memberikan devisi bagi negara.
Dewan Keamanan PBB mendesak semua negara untuk menghentikan pasokan senjata ke Daesh dan teroris lainnya
PBB menolak keputusan Pemerintah untuk menggunakan dana haji, termasuk dana abadi umat untuk membiayai infrastruktur.
Menteri Luar Negeri Qatar menyerukan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membantu penyelesaian krisis di Teluk Persia
Beijing mendesak negara-negara Asia Tenggara bersatu dan mengatakan tidak kepada pasukan luar yang berusaha mengganggu perselisihan Laut Tiongkok Selatan