Amerika Serikat sedang berusaha untuk membangun kepercayaan antara Palestina dan Israel.
Sebelum Perang Dunia II, Polandia telah menjadi rumah bagi salah satu komunitas Yahudi terbesar di dunia, tetapi hampir seluruhnya dihancurkan oleh Nazi dan mantan pemilik properti Yahudi dan keturunan mereka telah berkampanye untuk kompensasi.
Perdana Menteri Israel Naftali Bennett telah mengurangi jumlah unit pemukiman di wilayah Palestina yang diduduki lantaran diduga takut pada Amerika Serikat.
Kanada, Israel, Inggris, Amerika Serikat (AS), dan banyak negara Eropa telah mengumumkan memboikot pertemuan tahun ini.
Sebuah keluarga Palestina di Yerusalem utara menghancurkan rumah mereka,
Tiga perjanjian yang ditandatangani Menteri Luar Negeri Israel, Yair Lapid dan Nasser Bourita pada Rabu (11/8), yaitu perjanjian layanan udara antara kerajaan Afrika Utara dan negara Israel dan perjanjian untuk bekerja sama di bidang budaya, olahraga dan pemuda.
Menteri Urusan Yerusalem Fadi Al- kata Hadmi melaporkan bahwa Israel telah merobohkan lebih dari 81 bangunan di Yerusalem Timur sejak awal tahun ini.
Israel dan Maroko sepakat pada bulan Desember untuk melanjutkan hubungan diplomatik dan meluncurkan kembali penerbangan langsung di bawah perjanjian di mana Washington juga mengakui kedaulatan Maroko atas Sahara Barat.
pendudukan Israel berencana untuk membangun lorong, koridor dan memasang lift untuk memfasilitasi akses pemukim ke masjid.