BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat di sebagian wilayah Jakarta, Rabu (24/5).
Mocha membawa hujan deras dan angin berkecepatan 195kmh (120mph) ke Myanmar dan negara tetangga Bangladesh pada Minggu, meruntuhkan bangunan dan mengubah jalan menjadi sungai.
Dampak curah hujan yang ekstrem pada hasil panen padi sebanding dengan panas yang ekstrem.
Jalanan Provinsi dan Kabupaten di Kalbar, khususnya di Sintang banyak yang masih dari tanah. Jika hujan jalanan berkubang dan berlumpur. Ini tentunya sangat menyulitkan warga dan aktivitas perekonomian. Kalau ada warga yang sakit juga menjadi kendala karena kesulitan untuk menjangkau rumah sakit yang terletak di pusat kota.
Bergeser ke kota besar di Pulau Jawa, secara umum berpotensi hujan dengan intensitas ringan di Kota Serang, Kota Jakarta Pusat, Kota Semarang, dan Surabaya.
Diprakirakan hujan dengan intensitas ringan terdapat di Kota Serang, Kota Jakarta, Kota Semarang, dan Kota Yogyakarta.
Wilayah Bandung Raya sudah memasuki pancaroba atau peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.
Namun, hujan lebat hingga hingga hujan disertai petir berpotensi terjadi di sejumlah wilayah yang dilewati jalur tengah Jateng seperti Banjarnegara, Wonosobo, dan Temanggung.
Potensi hujan petir tersebut diperkirakan berlangsung dengan durasi singkat di sebagian wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.
Hujan sedang diperkirakan mengguyur wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.